Pages

Thursday, 2 April 2015

Merbabu ohh Merbabu

Petualangan baru segera dimulai! Exited sih, tapi takut juga, pengalaman pertama, persiapan pas-pasan bahkan nggak ada. Tapi semoga dengan modal semangat doang bisa bener-bener nyampe puncak, Aamiiin...

Pendakian masal (Penmas) ini, sebenernya termasuk rangkaian acara ultah KS Biodiersitas FMIPA Biologi UNS. Setelah tanggal 20-22 Maret kemarin ada acara perayaan formalnya di kediaman Prof. Gi di Klaten. Penmas tahun ini baru penmas yang ketiga yang diadakan Biodiv. Tujuannya : PUNCAK Merbabu!! Kenapa Merbabu? karena penmas tahun lalu itu pendakiannya ke Ungaran, tahun sebelumnya ke Lawu, pengen cari suasana yang beda dan pengen nambah pengalaman, dipilihlah gunung Merbabu ini.

Kayaknya aku agak norak ya, mungkin bagi sebagian orang pendakian Merbabu biasa aja. Tapi ini pertama kalinya bagi aku buat naik gunung. Dan menurutku, buat seorang newbie, naik gunung langsung ke Merbabu ituu... mengkhawatirkan. Apalagi Mas Ridwan udah wanti-wanti kalo dalam 15 menit pendakian awal itu masa terberat, karena tubuh kita masih beradaptasi sama hawa gunungnya.

Malem ini hujan, tapi semoga cuaca besok sampe seterusnya bisa mendukung temen-temen KS Biodiv untuk ngelaksanain penmas, Aamiin...

Semoga rencana penmasnya dilancarkan, kita semua dapet perlindungan Allah swt dari awal acara sampai akhir acara, dari berangkat sampe pulang lagi ke Solo, dan semoga kita dikasih kesempatan untuk menyaksikan secara langsung keindahan dari ciptaan Yang Maha Kuasa.

Ayah pernah bilang, kalo orang naik gunung biasa, paling cuma nikmatin pemandangannya doang, tapi saat dia menghayatinya, dia akan sadar betapa besar ciptaan-Nya.


Wednesday, 1 April 2015

Have a Safe Flight

Kalo nungguin itu biasanya kerasa lamaaa banget, satu tahun. Dia udah satu tahun nungguin saat ini. Kenapa kita temen-temennya malah sedih pas dia berangkat? That's her dream! We know that all along, We even said that if it's her, she can absolutely make it, aren't us?

Cuma Yulita sama Denisa yang bisa nganterin dia sampe nutup pintu cerita dia di Indonesia, pintu yang semoga suatu saat akan dia buka lagi, bareng lagi ketemu kita, jadi generasi penerus bangsa. Berjuang sama-sama lagi. Banyak banget kenangan sama ini anak satu!

Bisa berteman sama siapa aja, ngeselin tapi jadi tempat curhatan banyak orang, orangnya jijikan tapi dia sendiri jorok, pikirannya antimainstream (aku selalu ketawa dengan cara pandang dia), bener-bener mengindikasikan kalo dia golongan darah B lah! wkwkwkwk...

Allah semakin membuat aku menyadari bahwa Allah Maha Besar! Allah membukakan mataku, dan menyadarkanku bahwa mimpi itu bisa diraih, buktinya temanmu yang satu itu! Dia yang main sama kamu itu, yang ngobrolin dorama sama anime nggak berhenti-berhenti, yang kalo becanda sama Tania sampe ketawa nggak berhenti-berhenti, sampe ngences-ngences, yang mainan sama Lulu, Haryo, sama Fandi, yang jadi senpai di Japanese club, yang pidato bahasa Jepang pas upacara bendera hari senin, yang berjuang sama-sama bareng dari kelas 10 di Delta. Now, she is on the way to the country of sunrise!

Aku masih ketawa kalo mikir anak yang satu itu nggak mau kuliah di Indonesia karena kalo kuliah di Indonesia ada ospeknya! *gelengkepala. Mungkin emang bukan itu alesan dia kuliah ke Jepang (yaiyalah ya? yakali), tapi alesan yang aku tangkep kenapa dia pengen banget kuliah di Jepang adalah karena itu, wkwkwk...

Mungkin bagi dia 1 tahun nunggu itu lama banget, apalagi dengan temen-temen dia yang udah kepencar-pencar keseluruh pelosok negeri buat nuntut ilmu duluan. Tapi bagi kita, satu tahun itu cepet banget... aku masih nggak tahu kenapa aku sedih pas dia berangkat. Dia sama kayak kita waktu itu, sama kayak aku yang merantau dari Tangerang ke Solo, sama persis! Tujuannya menuntut ilmu, sama! Harapannya bisa menggapai cita-cita, sama!

Aku pernah nanya ke dia, kalo di Naruto sama One Piece ada time skip! Kira-kira, kita bisa kayak gitu juga nggak?

Perjalanan panjang menuju Osaka, We, your friends here, always pray for your safety. May Allah always protects you, and We hope we'll meet again someday! Jangan lupa sama Indonesia, seburuk-buruknya Indonesia sekarang, bakal lebih buruk lagi kalo kita sebagai generasi mendatang nggak peduli sama Indonesia. Aku bilang ke dia waktu dia main ke Solo, dia udah bikin aku sama Hani jemput dia di bandara Adisumarwo, aku akan bikin kita impas! Kamu akan jemput aku dibandara juga! Bandara di Jepang!! Allah hear our conversation! and from now on I'll try to make it happen

1st April 2015! BON VOYAGE, Madyanissa Yuniar!