Pages

Sunday, 7 October 2012

Birru Youth Training Leader For Peace

Assalamu'alaikum Wr.Wb.!!
Selamat siang!!

Nah... pos siang ini, pemilik blog bakal bercerita tentang pengalamannya mengikuti training duta perdamaian di Gedung PPON, Cibubur pada 21-23 September kemarin.

Pra-Acara

PAS KEBETULAN, acara training ini bertepatan dengan LDK puncak yang diadain sama senior MPK+OSIS SMAN 8 Tangerang. Jadi, Aku dan Teuku, nggak bisa ikut LDK puncak, LDKnya dioper jadi LDK Training di Cibubur. Sedangkan Kevin Satya, memang sudah dari awal mengundurkan diri nggak ikut LDK. Btw, Aku, Teuku, sama Kevin adalah perwakilan yang ditunjuk untuk ikut Training Lazuardi Birru ini. Kenapa bisa begitu??? Karena, disurat undangan sekolah harus mengirimkan 3 orang siswa untuk mengikuti training ini, yaitu 1. Ketua OSIS 2. Ketua Mading 3. Ketua Rohis. Berhubung Kak Aldo (KetOs SMAN 8 Tangerang) sudah kelas 12, dan memang lagi sibuk ngurusin LDK, jadilah yang ditunjuk aku. Kata Pak Mashudi sih, karena aku masih menjabat sebagai Ketua 2 OSIS. Terus, karena di SMAN 8 Tangerang nggak ada ekskul Mading (tapi madingnya ada kok), jadilah yang ditunjuk si Kevin, karena saat itu Kevin masih menjabat sebagai Pengurus OSIS sekbid 5, yang mengurusi soal Mading, dsb. Terus... untuk Ketua Rohis, otomatis si Teuku yang ditunjuk. Karena, ketua Rohis sebelumnya sudah mengamanatkan posisinya pada Teuku. Akhirnya, berangkatlah The Three Musketeers ini ke Cibubur.

Hari H Acara.


Kita berangkat naik taksi, jam setengah 9 dari sekolah, dan nyampe di Gedung PPON Cibubur sekitar jam setengah 11. Ternyata disana udah rameeeee... banget peserta yang dateng. Aku belum bilang ya kalau pesertanya itu perwakilan sekolah dari SATU INDONESIA. DARI SABANG SAMPE MERAUKE. Ini yang bikin acara ini bener-bener keren!!. Oh iya, yang mengadakan acara training ini adalah yayasan Lazurdi Birru.
Sesampainya kami bertiga disana, langsung deh kita dikasih tahu kita dapet kamar no berapa, dan kelompok berapa. 3 Musketeers ini dapet kamar yang berbeda (pasti lah!!! -_-) dan kelompok yang berbeda pula. Setiap kelompok, didampingin oleh 1 orang mentor, dan teman-teman dari provinsi yang berbeda.

21 Sept 2012
Acara pertama itu, semua peserta kumpul di Aula. Kak Eddy moderator acara training, membuka acara dengan perkenalan. Kak Eddy memanggil 3 orang teman nusantara. Yang pertama, dari pesantren di Tangerang, pesantrennya ustd. Yusuf Mansyur, yang kedua dari Palembang, Riki namanya. yang ketiga dari Lampung, lupa namanya siapa. 3-3 nya cowok. Kak Eddy nanya-nanya tuh, perjalanan dari Sumatra kesini berapa lama, terus makanan khas daerah masing-masing apa. Seru deh pokoknya. Terus, ada Putra Indonesia asal Irian Jaya yang dipanggil, namanya Mustaqim. Ternyata, siswa yang asal sekolahnya diluar pulau Jawa, udah nyampe duluan ke Cibubur, hari sebelumnya. Setelah acara perkenalan pagi itu, seluruh peserta dipersilahkan menginggalkan Gedung Serba Guna ke kamar masing-masing, untuk istirahat, dan kumpul lagi, untuk acara makan siang.

Waktu di wisma, aku dan kelompokku, kumpul dikamarnya Kak Indah (asal Riau), sama Kak Fika (Mentor) juga, ngobrol-ngobrol sama ngomongin yel-yel.

 Seru kaaaan???
Ngomongin yel-yel sambil ngobrol
Kanan : Kak Fika, Kak Rachma (Kalimantan), Me


Sore harinya, tepatnya ba'da maghrib. Dimulailah acara pembukaan Youth Training Leader For Peace. Seluruh peserta diwajibkan memakai pakaian daerah provinsi masing-masing. Ternyata eh ternyata, harusnya itu Aku, Teuku, dan Kevin, pake baju daerah asal Prov. Banten. Aku malah pake baju adat Lampung, Teuku baju adat Aceh, dan Kevin baju adat Jawa. Jadi, kita bertiga ngaku-ngaku deh klo kita dari Lampung, Aceh, dan Jawa. Hahahhaha...

Peserta lainnya tuh, kece-kece banget!! Dari Kalimantan, dari Sulawesi, Palembang, Betawi, Papua. Beuuuhh!! That time will be the best opening ceremony I've ever had!!

Sebelum acara pembukaan, seluruh peserta, makan malam di ruang makan. Lengkap dengan pernak-pernik baju adat daerah masing-masing.

Kak Eddy memimpin jalannya acara pembukaan malam itu. Diawali dengan seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Padamu Negeri. Serentak, seluruh peserta menggenggam tangan kanan mereka dan meletakkannya didada.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Mbak Dyah, Ketua Yayasan Lazuardi Birru. Lalu, ada penampilan seni tari tradisional. Dibuka dengan Tarian Saman dari Aceh, lalu Tari Tor-tor dari Sumatra, ditutup dengan Tari Bali. Penampilan nasyid yang memukau dari Gradasi group pun menambah meriah suasana malam itu. Pembicara utama malam itu, pakar politik/dosen Fisip Universitas Indonesia Dr. Effendi Gazali (penggagas acara Republik Mimpi) menjelaskan secara gamblang tentang prinsip nasionalisme. Peserta dituntut untuk berpikir kritis dengan gerakan nasionalisme ini.

Selanjutnya, penampilan seni musik angklung dari Angklung Saung Udjo. Bukan kakak dari Saung Udjo yang menampilkan seni musik angklung. Tapi, para peserta sendirilah yang memainkannya. Seluruh peserta mendapatkan masing-masing satu angklung, dengan tangga nada berbeda-beda. Aku kebetulan dapet yang do dasar. Lalu, dengan bimbingan Kak Reni, dengan simbol-simbol kepalan tangannya, kami semua bersama-sama membunyikan angklung.
Yang membuat aku takjub sekaligus terkejut adalah, ternyata teman-temanku yang berasal dari luar pulau Jawa, terutama Kalimantan, Sulawesi, Riau, dsb, ada yang baru pertama kali ini memegang dan memainkan angklung. Memori upacara pembukaan malam itu bakal terus terekam dikepalaku.
Acara Training Youth Leader  For Peace pun resmi dibuka. Untuk acara hiburan penutup malam itu, hadir Type-X band membawakan beberapa lagu-lagunya. Jam menunjukkan pukul 11 malam pun tidak terasa. Setelah berjingkrak-jingkrak ria bersama Type-X, berakhirlah prosesi acara pembukaan malam itu. Tapi, setelah acara pembukaan, peserta malah asyik berfoto-foto ria . Aku juga nggak mau ketinggalan laaah... Kapan lagi coba, foto-foto sama orang luar daerah dengan baju adat mereka. Ada titipan juga dari Lulu waktu itu, dia nitip aku foto sama orang Papua. 

Mulai dari lagu Ibu Kita Kartini, lagu Ada Apa Denganmu-Peterpan, sampai Heal The World-Michel Jackson kami mainkan.






Aku, Deris (Palembang
                                                           


 Yang ini, aku sama Kak Indah (Riau)
 Foto kelompok 3
SMAN 8 Tangerang, Mbak Dyah, SMAN 4 Tangerang, Kak Hadi

To be continued...

No comments:

Post a Comment