Pages

Friday, 17 May 2013

Hidup itu Butuh Pengorbanan

Dalam hidup, yang namanya pengorbanan itu pasti dibutuhkan. Nggak mungkin nggak!! Entah itu pengorbanan yang sederhana, sampai pengorbanan luar biasa. Tapi yang akan kita bahas disini bukan pengorbanan dalam hidup. Kalo itu mah, nggak usah dijelasin juga semua udah pada paham dan ngerti. Aku yakin semua yang baca ini pasti pernah berkorban (termasuk berkorban waktu buat baca posting ini, wehehehe)

Disini, aku mau ngebahas tentang gimana cara kita menghargai pengorbanan. Bahwa sebelum kita hidup pun, sudah ada pengorbanan untuk diri kita. Ngerti gak? Mmmm... Jadi gini, beberapa minggu yang lalu, anak-anak SMA Negeri 8 Tangerang kelas 11 lagi pada belajar sistem reproduksi tuh! Nah, Bu Yuni ngasih lliat video "Keajaiban dalam Penciptaan Manusia". Ada satu fakta unik yang baru aku ketahui. 

Jadi, saat zygot sudah mulai tumbuh, melewati tahap mulai dari morula-blastula-grastula (atau kebalik ya?). Ada berbagai macam keajaiban dalam prosesnya. Dan yang aku baru tahu adalah bahwa jari jemari kita, baik kaki maupun tangan, adalah hasil dari sebuah pengorbanan.


Sel-sel yang harusnya membelah pada proses pembentukan daging, mereka malah membunuh diri mereka sendiri. Subhanallah!! Belum ditemukan sampai sekarang apa yang mendasari sel-sel itu bisa memerintahkan diri mereka untuk berkorban agar kita (nantinya) memiliki jari. Jadi, celah yang ada dijari-jari kita itu sebenernya ada selnya, tapi mereka mengorbankan diri mereka biar kita punya jari. Coba kalo nggak ada jari? 



Dan sepatutnyalah kita tidak menyia-nyiakan pengorbanan para sel-sel baik hati itu T,T
Kita gunakan tangan kita untuk melakukan sesuatu yang baik, menolong orang lain dalam kebaikan, dan senantiasa berdoa kepada Yang Maha Kuasa.

Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Ini adalah pelajaran untuk kita semua. Kita harus lebih bersyukur kepada Yang Maha Hidup. Sel-sel yang nggak punya otak aja rela berkorban, masa kita yang punya akal dan pikiran mau berkorban susah? 

No comments:

Post a Comment